Sabtu, 05 April 2014

KAYU NAGASARI

Nama Latin : Palaquium rostratum
Tumbuhan ini berasal dari India dengan ketinggian pohon maksimal 30 Meter dan Diameter 120 Cm.
Batangnya lurus, bulat torak, kayunya coklat kemerahan, mengkilat, bersurat ringan dan mempunyai alur serat yang indah.

Kayu Nagasari termasuk keras dan ulet, sebaiknya setelah dipotong jangan dijemur, setelah agak kering segera dibuat barang yang dikehendaki misalnya barang seni, perabot rumah dan lain-lain.
Ciri Kayu Nagasari yaitu jika ujungnya dibakar tidak bisa menyala, dan jika direndam di air sekitar 10 menit maka permukaan kayu akan keluar bulu-bulu halus.

Manfaat Kayu Nagasari secara umum :

1. Kayunya biasa dibuat barang-barang seni kerajinan seperti Tongkat, Stick, Pipa, Tasbih dll, selain menghasilkan barang yang indah juga diyakini mempunyai tuah yang paling unggul diantara kayu-kayu bertuah lainnya.

2. Dibuat macam-macam perabot rumah misalnya lantai, mebel, dan kadang juga untuk membuat perahu.

3. Biji, daun, bunga, dan kulit kayunya bisa digunakan untuk pengobatan semua penyakit yang mempunyai efek panas badan.

4. Buah Nagasari dapat dimakan dan bijinya mengandung lemak yang banyak untuk memasak.

Oleh masyarakat Kayu Nagasari diyakini sebagai salah satu kayu bertuah yang paling unggul, sehingga bermanfaat untuk Anti Santet/Petir, Keselamatan, kewibawaan, Pengobatan, Perlindungan terhadap Orang jahat/Jin jahat serta ditakuti hewan berbisa khususnya Ular.
Dan diyakini yang paling bertuah adalah Pohon Nagasari yang tumbuh di makam-makam keramat dan tokoh-tokoh sejarah.


Dalam kesusastraan Jawa Kuno Era Jaman Majapahit (Kitab Tantu Pangelaran/Kitab yang menceriterakan asal muasal Pulau Jawa beserta isinya) juga diceriterakan ada seekor Ular Naga yang sakti inginmengalahkan Batara Guru.
Ditusuklah Naga tersebut dengan kudi, dan lenyaplah Naga itu lalu menjelma menjadi batang pohon yang tumbuh berdaun dan berbunga, lalu dinamakan Pohon Nagasari.

Kisah ini diduga juga melatarbelakangi bahwa Kayu Nagasari adalah jelmaan Naga yang sakti, sehingga dianggap menjadi kayu yang paling unggul diantara kayu-kayu bertuah lainnya.

Tidak ada komentar: